Nasionalisme

Berikut ini kumpulan contoh soal dan pembahasan Nasionalisme TWK SKD CPNS - bagian 1. Semangat belajar!

  1. Salah satu contoh nilai persatuan Indonesia adalah bahwa semangat kebangsaan diarahkan pada pelindungan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia yang senasib sepenanggungan dalam bingkai NKRI. Bukti bahwa nilai tersebut digali budaya bangsa Indonesia adalah ...

    1. Perjuangan kemerdekaan dilakukan oleh semua rakyat Indonesia
    2. Sikap patriotisme dan nasionalisme sudah tumbuh sejak penjajahan
    3. Semangat rela berkorban untuk kemerdekaan bangsa Indonesia
    4. Kerelaan bergabung menjadi bangsa Indonesia yang merdeka
    5. Kuatnya rasa persatuan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia
    Jawaban : e

    Soal ini menanyakan contoh nilai persatuan Indonesia yang menunjukkan bahwa semangat kebangsaan berakar pada budaya bangsa Indonesia. Nilai persatuan ini terlihat dalam upaya kolektif yang dilakukan oleh rakyat Indonesia untuk mencapai kemerdekaan dan mempertahankan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Mari kita bahas setiap pilihan jawaban:

    1. Perjuangan kemerdekaan dilakukan oleh semua rakyat Indonesia
      Jawaban ini relevan, karena menunjukkan bahwa perjuangan kemerdekaan tidak hanya dilakukan oleh satu kelompok saja, tetapi oleh seluruh rakyat Indonesia, yang menunjukkan nilai persatuan. Namun, pilihan ini lebih menyoroti tindakan kolektif tanpa secara spesifik menyebutkan nilai persatuan.

    2. Sikap patriotisme dan nasionalisme sudah tumbuh sejak penjajahan
      Pernyataan ini menunjukkan bahwa patriotisme dan nasionalisme memang sudah ada sejak masa penjajahan, tetapi tidak sepenuhnya menggambarkan persatuan sebagai nilai inti yang dihasilkan dari budaya Indonesia. Sikap ini lebih mencerminkan perasaan cinta tanah air secara individual.

    3. Semangat rela berkorban untuk kemerdekaan bangsa Indonesia
      Semangat rela berkorban menunjukkan pengorbanan demi kemerdekaan, tetapi ini lebih mencerminkan nilai heroisme atau pengorbanan, bukan spesifik pada persatuan sebagai nilai kolektif yang digali dari budaya bangsa Indonesia.

    4. Kerelaan bergabung menjadi bangsa Indonesia yang merdeka
      Pernyataan ini mencerminkan persatuan, tetapi lebih mengarah pada aspirasi untuk merdeka sebagai bangsa, tanpa secara langsung mencerminkan upaya kolektif dalam mempertahankan persatuan.

    5. Kuatnya rasa persatuan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia
      Ini adalah jawaban yang paling tepat. Pernyataan ini dengan jelas menunjukkan persatuan sebagai nilai yang digali dari budaya bangsa Indonesia, di mana seluruh rakyat Indonesia bersatu padu dalam memperjuangkan kemerdekaan. Kuatnya rasa persatuan yang muncul di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya menunjukkan bahwa nilai ini berakar kuat dalam budaya dan sejarah bangsa Indonesia.

    Jawaban yang paling tepat adalah pilihan (e) Kuatnya rasa persatuan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
    Pilihan ini mencerminkan nilai persatuan yang digali dari budaya bangsa Indonesia, karena seluruh rakyat bersatu untuk mencapai kemerdekaan. Persatuan ini mencerminkan sikap senasib sepenanggungan di bawah penjajahan, yang menjadi dasar penting bagi semangat kebangsaan Indonesia dalam bingkai NKRI.

    Diskusi

  2. Peristiwa pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak penting dalam sejarah lahirnya bangsa Indonesia. Para pemuda dari berbagai suku dan daerah berkumpul untuk mengikrarkan sumpah yang dikenal dengan Sumpah Pemuda. Bercermin dari peristiwa sejarah tersebut, yang tidak termasuk ke dalam nilai nasionalisme yang dapat digali dan diamalkan oleh generasi penerus bangsa adalah ...

    1. Kepedulian generasi muda terhadap nasib bangsa
    2. Keberanian melawan kolonialisme
    3. Mengorbankan semangat kesukuan dan kedaerahan dalam berjuang
    4. Menunjukan eksistensi generasi muda Indonesia saat itu kepada pihak kolonial
    5. Semangat kebersamaan untuk berjuang
    Jawaban : d

    Soal ini menguji pemahaman mengenai nilai-nilai nasionalisme yang tercermin dalam peristiwa Sumpah Pemuda. Kita diminta untuk mengidentifikasi opsi yang tidak termasuk ke dalam nilai nasionalisme yang relevan dan dapat diamalkan oleh generasi penerus bangsa.

    Mari kita analisis setiap pilihan jawaban:

    1. Kepedulian generasi muda terhadap nasib bangsa
      Nilai ini mencerminkan semangat nasionalisme, karena menunjukkan bahwa generasi muda peduli dan bertanggung jawab atas masa depan bangsanya. Ini adalah nilai yang perlu diamalkan.
    2. Keberanian melawan kolonialisme
      Perjuangan melawan kolonialisme merupakan bentuk nasionalisme yang sangat relevan pada masa penjajahan. Meskipun kolonialisme sudah tidak ada, nilai keberanian melawan bentuk penindasan atau ancaman terhadap kedaulatan bangsa masih tetap penting.
    3. Mengorbankan semangat kesukuan dan kedaerahan dalam berjuang
      Sumpah Pemuda mencerminkan pengorbanan identitas suku dan daerah demi persatuan bangsa Indonesia. Ini adalah nilai penting yang bisa terus diamalkan dalam konteks menjaga persatuan.
    4. Menunjukan eksistensi generasi muda Indonesia saat itu kepada pihak kolonial
      Ini lebih menunjukkan semangat menunjukkan keberadaan atau eksistensi kepada pihak kolonial daripada semangat nasionalisme yang konkret. Nilai ini kurang mencerminkan upaya bersama untuk memperjuangkan kemerdekaan atau mempersatukan bangsa, sehingga tidak sejalan dengan esensi Sumpah Pemuda sebagai tonggak persatuan.
    5. Semangat kebersamaan untuk berjuang
      Semangat kebersamaan adalah nilai nasionalisme yang sangat penting dan jelas tercermin dalam Sumpah Pemuda. Ini adalah nilai yang relevan bagi generasi penerus dalam upaya membangun bangsa secara bersama-sama.

    Jawaban yang paling tepat adalah pilihan D: Menunjukan eksistensi generasi muda Indonesia saat itu kepada pihak kolonial.

    Pilihan ini tidak sejalan dengan nilai nasionalisme seperti yang tercermin dalam Sumpah Pemuda, yang lebih mengutamakan persatuan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap nasib bangsa secara kolektif.

    Diskusi

  3. Pada suatu hari di tempat ibadah diadakan kegiatan ceramah yang mendatangkan pembicara tokoh agama. Pembicara menyampaikan pro dan kontra ideologi Pancasila apabila ditinjau dari ajaran agama. Berdasarkan cerita tersebut, respon manakah yang paling tepat yang sesuai dengan konsep kebhinekaan untuk menghadapi tindakan di atas?

    1. Meminta penyelenggara mengentikan acara karena membahayakan eksistensi NKRI berdasarkan Pancasila
    2. Melaporkan ke pihak yang berwajib karena telah menyebarluaskan informasi yang tidak benar terkait dengan Pancasila
    3. Setelah kegiatan keagamaan selesai, menemui pembicara untuk berdiskusi tentang Pancasila sebagai Ideologi negara
    4. Meminta pemerintah untuk menerbitkan para penceramah keagamaan agar memiliki pemahaman tentang ideologi Pancasila
    5. Mengingatkan pembicara bahwa Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
    Jawaban : c

    Soal ini menguji pemahaman tentang bagaimana merespons tindakan yang menimbulkan perdebatan terkait ideologi Pancasila dalam konteks kebhinekaan. Respon yang paling tepat seharusnya mencerminkan sikap terbuka, dialogis, dan berupaya menjaga persatuan.

    Mari kita bahas setiap pilihan jawaban:

    1. Meminta penyelenggara menghentikan acara karena membahayakan eksistensi NKRI berdasarkan Pancasila
      Respon ini reaktif dan tidak menunjukkan sikap dialogis yang mencerminkan kebhinekaan. Menghentikan acara secara langsung dapat memicu konflik dan justru mengabaikan kesempatan untuk mendiskusikan pandangan berbeda secara terbuka dan damai.

    2. Melaporkan ke pihak yang berwajib karena telah menyebarluaskan informasi yang tidak benar terkait dengan Pancasila
      Melaporkan ke pihak yang berwajib bisa menjadi langkah yang berlebihan jika tidak ada pelanggaran hukum yang jelas. Selain itu, hal ini tidak menunjukkan upaya untuk memahami pandangan yang berbeda atau untuk mencari solusi yang damai.

    3. Setelah kegiatan keagamaan selesai, menemui pembicara untuk berdiskusi tentang Pancasila sebagai Ideologi negara
      Respon ini sangat tepat karena menunjukkan sikap terbuka untuk berdialog. Dengan berdiskusi, kita bisa memahami perspektif yang berbeda dan sekaligus mengklarifikasi pandangan mengenai Pancasila. Tindakan ini sejalan dengan konsep kebhinekaan yang menghargai perbedaan dan mempromosikan saling pengertian.

    4. Meminta pemerintah untuk menerbitkan para penceramah keagamaan agar memiliki pemahaman tentang ideologi Pancasila
      Meskipun langkah ini mungkin bermanfaat dalam jangka panjang, meminta pemerintah untuk mengawasi seluruh penceramah mungkin tidak relevan dalam konteks respon langsung terhadap situasi ini. Tindakan ini juga tidak menyelesaikan permasalahan saat itu.

    5. Mengingatkan pembicara bahwa Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
      Memberikan pengingat kepada pembicara mengenai Pancasila sebagai dasar negara dapat bersifat positif, namun harus dilakukan dalam konteks yang dialogis. Langkah ini bisa menjadi bagian dari diskusi langsung, seperti yang diusulkan dalam pilihan ketiga.

    Jawaban yang paling tepat adalah pilihan ketiga: Setelah kegiatan keagamaan selesai, menemui pembicara untuk berdiskusi tentang Pancasila sebagai Ideologi negara.
    Pilihan ini sejalan dengan konsep kebhinekaan yang mengedepankan dialog, toleransi, dan rasa saling menghormati. Dengan berdiskusi secara damai dan terbuka, kita dapat memahami perbedaan pandangan dan menjaga persatuan, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

    Diskusi

  4. Pemanfaatan media sosial sebagai wahana untuk berbagi informasi bagi anggota yang beragam merupakan hal yang tak terbantahkan pada era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini. Dalam konteks ini, sikap yang paling tepat adalah ...

    1. Lebih teliti dan berhati-hati dalam menyebarluaskan berita atau informasi kepada orang lain
    2. Menoleransi tindakan anggota yang sering menyinggung isu SARA
    3. Mengembangkan sikap saling curiga di antara sesama anggota media sosial
    4. Berprasangka buruk terhadap sesama anggota media sosial tersebut
    5. Menoleransi tindakan anggota lain yang tidak sesuai dengan aturan
    Jawaban : a

    Soal ini membahas sikap yang tepat dalam memanfaatkan media sosial, terutama dalam konteks berbagi informasi di lingkungan yang beragam. Dalam era digital, penting untuk bersikap bijaksana dan berhati-hati dalam menyebarkan informasi, agar tercipta lingkungan media sosial yang positif dan kondusif.

    Mari kita analisis setiap pilihan jawaban:

    1. Lebih teliti dan berhati-hati dalam menyebarluaskan berita atau informasi kepada orang lain
      Ini adalah pilihan yang sangat tepat. Dalam menggunakan media sosial, bersikap teliti dan berhati-hati penting untuk mencegah penyebaran berita palsu atau hoaks, serta menjaga agar informasi yang dibagikan tidak menyinggung atau merugikan pihak lain. Sikap ini mencerminkan tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi dengan bijak.

    2. Menoleransi tindakan anggota yang sering menyinggung isu SARA
      Menoleransi tindakan yang menyinggung isu SARA tidaklah tepat, karena tindakan tersebut bisa memicu konflik dan memperkeruh suasana di media sosial. Penting untuk menjaga suasana harmonis dan menghargai perbedaan tanpa menoleransi perilaku yang dapat merusak kerukunan.

    3. Mengembangkan sikap saling curiga di antara sesama anggota media sosial
      Sikap curiga berlebihan hanya akan menciptakan lingkungan yang tidak nyaman dan tidak produktif di media sosial. Sebaliknya, kita perlu mengedepankan rasa saling percaya dan memastikan informasi yang dibagikan dapat dipertanggungjawabkan.

    4. Berprasangka buruk terhadap sesama anggota media sosial tersebut
      Berprasangka buruk tidak sesuai dengan semangat kebhinekaan dan toleransi. Sikap ini justru berpotensi merusak hubungan sosial di media sosial dan dapat menyebabkan kesalahpahaman yang tidak perlu.

    5. Menoleransi tindakan anggota lain yang tidak sesuai dengan aturan
      Menoleransi tindakan yang melanggar aturan tidaklah tepat, karena dapat mempengaruhi ketertiban dan keamanan di media sosial. Perilaku yang tidak sesuai aturan sebaiknya dilaporkan atau ditindaklanjuti agar tercipta lingkungan media sosial yang positif.

    Jawaban yang paling tepat adalah pilihan pertama: Lebih teliti dan berhati-hati dalam menyebarluaskan berita atau informasi kepada orang lain.
    Sikap ini menunjukkan tanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial dengan bijak. Dengan teliti dan berhati-hati, kita dapat membantu mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan dan menjaga suasana yang harmonis serta produktif di lingkungan media sosial, terutama dalam kelompok yang beragam.

    Diskusi

  5. UUD NRI 1945 mengandung ketentuan yang memberikan kebebasan dalam menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Contoh perilaku yang mencerminkannya adalah ...

    1. Mempelajari ajaran agama masing-masing dengan baik agar tidak timbul kesalahan dalam mempelajarinya
    2. Berpedoman pada ajaran agama masing-masing sebagai sikap hidup agar tidak menimbulkan dosa
    3. Menghormati dan memberikan kesempatan bagi orang lain melaksanakan ibadahnya
    4. Menjunjung tinggi ajaran agama masing-masing karena karena ajaran tersebut paling benar dibandingkan dengan yang lain
    5. Memprotes pendirian tempat ibadah agama lain karena dianggap tidak banyak pengikutnya
    Jawaban : c

    Soal ini menguji pemahaman tentang penerapan kebebasan beragama yang dijamin oleh UUD NRI 1945. Ketentuan ini menggarisbawahi pentingnya menghormati hak setiap orang untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, serta menjaga toleransi dalam masyarakat yang beragam.

    Mari kita bahas setiap pilihan jawaban:

    1. Mempelajari ajaran agama masing-masing dengan baik agar tidak timbul kesalahan dalam mempelajarinya
      Mempelajari ajaran agama masing-masing adalah hal yang baik, namun ini bersifat personal dan tidak langsung mencerminkan sikap yang mendukung kebebasan beragama. Jawaban ini lebih menekankan pada pemahaman agama sendiri daripada menunjukkan sikap toleransi terhadap agama lain.

    2. Berpedoman pada ajaran agama masing-masing sebagai sikap hidup agar tidak menimbulkan dosa
      Mengikuti ajaran agama sebagai pedoman hidup merupakan sikap yang baik, tetapi tidak secara langsung menunjukkan penghormatan atau dukungan terhadap kebebasan beragama orang lain. Ini adalah bentuk pengamalan ajaran agama masing-masing.

    3. Menghormati dan memberikan kesempatan bagi orang lain melaksanakan ibadahnya
      Ini adalah jawaban yang paling tepat. Menghormati dan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menjalankan ibadahnya menunjukkan sikap toleransi dan penghormatan terhadap kebebasan beragama, sesuai dengan semangat UUD NRI 1945. Sikap ini mendukung terciptanya lingkungan yang harmonis dan damai di tengah masyarakat yang beragam.

    4. Menjunjung tinggi ajaran agama masing-masing karena karena ajaran tersebut paling benar dibandingkan dengan yang lain
      Sikap ini tidak mencerminkan toleransi beragama. Menjunjung tinggi ajaran agama sendiri memang penting, namun pernyataan ini bersifat eksklusif dan cenderung meremehkan agama lain, yang bisa menimbulkan perpecahan dan konflik.

    5. Memprotes pendirian tempat ibadah agama lain karena dianggap tidak banyak pengikutnya
      Ini adalah sikap yang tidak mencerminkan kebebasan beragama. Memprotes pendirian tempat ibadah agama lain bertentangan dengan prinsip kebebasan beragama dan tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila maupun UUD NRI 1945. Sikap ini dapat menghambat terciptanya kerukunan antarumat beragama.

    Jawaban yang paling tepat adalah pilihan ketiga: Menghormati dan memberikan kesempatan bagi orang lain melaksanakan ibadahnya.
    Pilihan ini secara langsung mencerminkan nilai kebebasan beragama yang terkandung dalam UUD NRI 1945. Menghormati ibadah agama lain menunjukkan sikap toleransi dan pengakuan terhadap hak orang lain untuk menjalankan keyakinannya, yang merupakan prinsip dasar dalam menjaga kerukunan dan persatuan dalam masyarakat yang beragam.

    Diskusi


  6. Thailand dan Kamboja terlibat konflik perebutan kuil kuno Preah Vihear karena sama-sama mengklaim berada di bawah wilayahnya. Konflik tersebut tidak baik bagi masa depan ASEAN. Apa peran Indonesia dalam penyelesaian konflik di atas?

    1. Mengirimkan bantuan TNI untuk menjaga keamanan di wilayah yang menjadi konflik
    2. Melaporkan ke mahkamah internasional untuk melakukan penyeledikan atas konflik antara Thailand dan Kamboja
    3. Sebagai madiator yang berperan mempertemukan, memfasilitasi, dan memberikan rekomendasi bagi kedua negara untuk menyelesaikan konflik
    4. Mengusulkan agar sementara waktu kedua negara meninggalkan daerah konflik untuk menghindari terjadinya konflik bersenjata sampai ada putusan PBB
    5. Mengusulkan pembentukan forum lintas negara untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan konflik perbatasan Thailand dan Kamboja
    Jawaban : c

    Soal ini menguji pemahaman tentang peran Indonesia dalam mendukung perdamaian dan stabilitas kawasan ASEAN, khususnya dalam konteks konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja terkait kuil Preah Vihear. Sebagai anggota ASEAN, Indonesia memiliki kepentingan dalam menjaga perdamaian dan mendorong penyelesaian konflik secara damai di kawasan.

    Mari kita bahas setiap pilihan jawaban:

    1. Mengirimkan bantuan TNI untuk menjaga keamanan di wilayah yang menjadi konflik
      Mengirimkan bantuan militer, seperti TNI, bukanlah langkah yang tepat karena ini dapat dianggap sebagai campur tangan militer yang tidak sesuai dengan prinsip ASEAN, yang lebih menekankan pada dialog dan diplomasi. Selain itu, bantuan militer dapat memperkeruh situasi dan meningkatkan ketegangan antara kedua negara.

    2. Melaporkan ke mahkamah internasional untuk melakukan penyelidikan atas konflik antara Thailand dan Kamboja
      Langkah ini tidak sepenuhnya mencerminkan peran Indonesia dalam menjaga stabilitas regional. Sebagai anggota ASEAN, Indonesia lebih diharapkan berperan sebagai fasilitator untuk membantu penyelesaian konflik secara damai, bukan hanya melaporkan masalah ke mahkamah internasional.

    3. Sebagai mediator yang berperan mempertemukan, memfasilitasi, dan memberikan rekomendasi bagi kedua negara untuk menyelesaikan konflik
      Ini adalah jawaban yang paling tepat. Indonesia telah sering memainkan peran sebagai mediator dalam konflik regional, termasuk dalam konflik antara Thailand dan Kamboja. Sebagai mediator, Indonesia bisa mempertemukan kedua belah pihak, memfasilitasi dialog, dan memberikan rekomendasi untuk mencapai kesepakatan damai. Hal ini sesuai dengan prinsip ASEAN yang menekankan penyelesaian konflik melalui cara damai.

    4. Mengusulkan agar sementara waktu kedua negara meninggalkan daerah konflik untuk menghindari terjadinya konflik bersenjata sampai ada putusan PBB
      Usulan ini lebih bersifat sementara dan belum tentu dapat diterima oleh kedua negara, terutama jika mereka merasa memiliki hak atas wilayah tersebut. Selain itu, mengandalkan keputusan PBB tidak mencerminkan peran langsung Indonesia sebagai bagian dari ASEAN.

    5. Mengusulkan pembentukan forum lintas negara untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan konflik perbatasan Thailand dan Kamboja
      Usulan pembentukan forum lintas negara bisa menjadi langkah jangka panjang, tetapi untuk penyelesaian konflik ini, peran yang lebih aktif dan langsung dari Indonesia sebagai mediator akan lebih efektif. Forum semacam itu juga memerlukan waktu untuk terbentuk dan mungkin tidak segera merespon kebutuhan mendesak dari konflik tersebut.

    Jawaban yang paling tepat adalah pilihan ketiga: Sebagai mediator yang berperan mempertemukan, memfasilitasi, dan memberikan rekomendasi bagi kedua negara untuk menyelesaikan konflik.
    Peran sebagai mediator sesuai dengan kebijakan luar negeri Indonesia yang menekankan diplomasi dan penyelesaian konflik secara damai. Dalam konteks ASEAN, peran mediator juga mendukung tercapainya stabilitas regional. Dengan memfasilitasi dialog antara Thailand dan Kamboja, Indonesia dapat membantu mengurangi ketegangan dan mendorong tercapainya solusi damai yang bisa diterima oleh kedua belah pihak.

    Diskusi

  7. Perhatikan nilai- nilai Pancasila di bawah ini!

    1. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa
    2. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia
    3. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah
    4. Tidak menggunakan hal milik untuk yang bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum
    5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadian sosial

    Pernyataan di atas yang menunjukan perwujudan sikap nasionalisme adalah nomor ...

    1. 1 dan 3
    2. 2 dan 4
    3. 3 dan 5
    4. 1 dan 5
    5. 3 dan 4
    Jawaban : d

    Soal ini menguji pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila dan kaitannya dengan sikap nasionalisme. Sikap nasionalisme berkaitan dengan rasa cinta terhadap tanah air dan bangsa, serta menjaga kepentingan nasional dalam konteks yang lebih luas.

    Mari kita analisis setiap pernyataan untuk menentukan mana yang mencerminkan sikap nasionalisme:

    1. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa
      Pernyataan ini jelas mencerminkan sikap nasionalisme, karena rasa cinta kepada tanah air adalah inti dari nasionalisme. Nilai ini relevan dengan sila ketiga Pancasila, yaitu "Persatuan Indonesia."

    2. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia
      Pernyataan ini lebih mencerminkan sikap persaudaraan universal dan rasa kemanusiaan yang adil dan beradab, yang merupakan bagian dari sila kedua Pancasila. Meskipun penting, ini tidak secara khusus terkait dengan nasionalisme.

    3. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah
      Pernyataan ini berhubungan dengan sikap hidup sederhana dan bertanggung jawab terhadap penggunaan harta pribadi, yang mencerminkan sila kelima Pancasila. Ini lebih berfokus pada tanggung jawab sosial daripada nasionalisme.

    4. Tidak menggunakan hak milik untuk yang bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum
      Pernyataan ini berkaitan dengan sikap bertanggung jawab terhadap masyarakat dan tidak merugikan kepentingan umum. Ini mencerminkan nilai dari sila kelima Pancasila. Namun, ini tidak secara langsung berhubungan dengan nasionalisme.

    5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial
      Pernyataan ini berkaitan dengan cita-cita untuk menjaga ketertiban dunia dan merupakan bagian dari sila keempat Pancasila. Meskipun berhubungan dengan peran Indonesia di dunia internasional, hal ini menunjukkan tanggung jawab global lebih daripada nasionalisme.

    Jawaban yang paling tepat adalah pilihan (d) 1 dan 5.
    Pernyataan 1 mengandung unsur cinta kepada tanah air dan bangsa, yang merupakan inti dari nasionalisme. Pernyataan 5 juga relevan dalam konteks nasionalisme karena menunjukkan peran Indonesia dalam memelihara perdamaian dan keadilan di dunia, yang sejalan dengan komitmen negara untuk berperan dalam tatanan global sebagai bagian dari sikap nasionalisme yang luas.

    Diskusi

  8. Di bawah ini adalah salah satu contoh perilaku sebagai perwujudan sikap nasionalisme warga negara dalam UUD Negara RI tahun 1945 ...

    1. Membantu pihak kepolisian untuk menangkap dan menghakimi pencuri yang tertangkap
    2. Menjadi distributor hasil pertanian untuk pedagang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan
    3. Mencoba bertahan hidup di ibu kota dengan mengamen di bus kota dan perempatan jalan
    4. Mengembangkan dan mempromosikan budaya daerah sehingga daerah itu dikenal di kancah nasional dan internasional
    5. Ikut aktif menjadi anggota kelempok seni budaya yang telah dirintis oleh keluarga karena hal itu menjadi sumber kehidupan satu-satunya
    Jawaban : d

    Soal ini menguji pemahaman mengenai perilaku yang mencerminkan sikap nasionalisme sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam UUD Negara RI tahun 1945. Sikap nasionalisme biasanya berkaitan dengan cinta tanah air, melestarikan budaya bangsa, dan berkontribusi bagi kemajuan negara.

    Mari kita analisis setiap pilihan jawaban:

    1. Membantu pihak kepolisian untuk menangkap dan menghakimi pencuri yang tertangkap
      Membantu kepolisian adalah bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan, namun tindakan "menghakimi" sendiri bukanlah bentuk nasionalisme yang baik, karena melanggar proses hukum yang berlaku. Sikap ini lebih menunjukkan partisipasi dalam menjaga ketertiban, tetapi tidak spesifik mencerminkan nasionalisme.

    2. Menjadi distributor hasil pertanian untuk pedagang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan
      Menjadi distributor hasil pertanian dapat berkontribusi terhadap ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat. Namun, ini lebih mencerminkan usaha di bidang ekonomi daripada sikap nasionalisme secara langsung, meskipun ada unsur kontribusi terhadap kesejahteraan bangsa.

    3. Mencoba bertahan hidup di ibu kota dengan mengamen di bus kota dan perempatan jalan
      Bertahan hidup di ibu kota bukan merupakan perwujudan dari sikap nasionalisme, melainkan usaha pribadi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sikap ini tidak berkaitan langsung dengan nilai nasionalisme atau kontribusi terhadap bangsa.

    4. Mengembangkan dan mempromosikan budaya daerah sehingga daerah itu dikenal di kancah nasional dan internasional
      Ini adalah jawaban yang tepat. Mengembangkan dan mempromosikan budaya daerah mencerminkan rasa cinta terhadap budaya nasional, dan upaya agar budaya Indonesia dikenal luas. Perilaku ini menunjukkan sikap nasionalisme dengan menjaga dan memajukan kekayaan budaya Indonesia, yang sejalan dengan nilai-nilai dalam UUD 1945.

    5. Ikut aktif menjadi anggota kelompok seni budaya yang telah dirintis oleh keluarga karena hal itu menjadi sumber kehidupan satu-satunya
      Bergabung dalam kelompok seni budaya menunjukkan minat dalam seni, namun motivasi utama dalam konteks ini adalah untuk mendapatkan penghidupan, bukan sepenuhnya didorong oleh semangat nasionalisme.

    Jawaban yang paling tepat adalah pilihan (d) Mengembangkan dan mempromosikan budaya daerah sehingga daerah itu dikenal di kancah nasional dan internasional.
    Pilihan ini mencerminkan sikap nasionalisme yang kuat, karena melibatkan upaya aktif untuk melestarikan dan mempromosikan budaya lokal, yang merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Hal ini sesuai dengan semangat nasionalisme yang terkandung dalam UUD Negara RI tahun 1945, yang menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa melalui pengakuan serta pelestarian budaya.

    Diskusi

  9. Kongres Pemuda Indonesia pada tahun 1928 menghasilkan kesepakatan persatuan, satu tanah air, bangsa, dan bahasa. Manifestasi persatuan merupakan refleksi dari ...

    1. Persatuan yang dibangun pemuda adalah untuk menghadapi tantangan global
    2. Kesadaran dan loyalitas tertinggi diletakkan kepada bangsa dan negara
    3. Kelompok-kelompok sosial di wilayah nusantara harus dikendalikan
    4. Prinsip menekan individu untuk membangun kebersamaan
    5. Mereka dilahirkan di tanah air sama dan bersatu
    Jawaban : b

    Soal ini menguji pemahaman tentang arti dari kesepakatan persatuan dalam Kongres Pemuda Indonesia tahun 1928, yang melahirkan Sumpah Pemuda. Kesepakatan tersebut mencerminkan semangat persatuan dan nasionalisme, dengan menekankan satu tanah air, bangsa, dan bahasa.

    Mari kita bahas setiap pilihan jawaban:

    1. Persatuan yang dibangun pemuda adalah untuk menghadapi tantangan global
      Pilihan ini tidak tepat. Pada tahun 1928, tujuan utama persatuan yang dibangun oleh para pemuda Indonesia adalah untuk menyatukan bangsa dalam menghadapi penjajahan dan memperjuangkan kemerdekaan, bukan untuk menghadapi tantangan global.

    2. Kesadaran dan loyalitas tertinggi diletakkan kepada bangsa dan negara
      Ini adalah jawaban yang paling tepat. Kesepakatan yang dihasilkan dalam Kongres Pemuda menunjukkan bahwa para pemuda memiliki kesadaran dan loyalitas yang tinggi kepada bangsa Indonesia. Mereka bersatu di bawah satu identitas nasional dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan suku, agama, atau daerah. Ini adalah manifestasi nyata dari semangat persatuan dan nasionalisme.

    3. Kelompok-kelompok sosial di wilayah nusantara harus dikendalikan
      Pernyataan ini tidak mencerminkan semangat persatuan dalam konteks Kongres Pemuda. Persatuan yang dimaksud bukan tentang mengendalikan kelompok sosial, tetapi tentang menyatukan seluruh rakyat Indonesia dalam kesadaran akan satu bangsa dan satu tujuan.

    4. Prinsip menekan individu untuk membangun kebersamaan
      Ini tidak tepat karena semangat Sumpah Pemuda tidak mengacu pada penekanan individu, tetapi pada kesadaran kolektif yang muncul dari kebersamaan. Kongres Pemuda justru merayakan keragaman dan persatuan tanpa memaksakan kehendak.

    5. Mereka dilahirkan di tanah air sama dan bersatu
      Meskipun pernyataan ini ada kaitannya dengan satu tanah air, semangat persatuan dari Kongres Pemuda lebih ditekankan pada kesadaran kolektif untuk berjuang bersama sebagai satu bangsa. Kelahiran di tanah air yang sama bukanlah alasan utama mereka bersatu, melainkan komitmen mereka terhadap persatuan Indonesia.

    Jawaban yang paling tepat adalah pilihan (b) Kesadaran dan loyalitas tertinggi diletakkan kepada bangsa dan negara.
    Pernyataan ini mencerminkan semangat yang dibawa oleh Kongres Pemuda 1928, yang meletakkan loyalitas kepada bangsa Indonesia sebagai hal utama. Dengan mengikrarkan Sumpah Pemuda, para pemuda menunjukkan bahwa mereka mengutamakan persatuan nasional dan bersedia mengesampingkan perbedaan untuk mencapai tujuan bersama, yaitu kemerdekaan dan kejayaan bangsa Indonesia.

    Diskusi

  10. Berikut ini adalah nilai-nilai Pancasila

    1. Keadilan
    2. Persatuan
    3. Tidak diskriminatif
    4. Kesatuan
    5. Kerja sama

    Manakah nilai-nilai yang merupakan penerapan sila ketiga Pancasila?

    1. 1, 2, dan 3
    2. 2, 3, dan 4
    3. 2, 3, dan 5
    4. 1, 4, dan 5
    5. 3, 4, dan 5
    Jawaban : b

    Soal ini meminta kita untuk mengidentifikasi nilai-nilai yang mencerminkan sila ketiga Pancasila, yaitu "Persatuan Indonesia." Sila ini menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dalam keberagaman, serta semangat gotong royong dan saling menghargai.

    Mari kita analisis setiap nilai yang diberikan dalam konteks sila ketiga Pancasila:

    1. Keadilan
      Keadilan lebih terkait dengan sila kelima Pancasila, yaitu "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," yang menekankan kesejahteraan dan kesetaraan bagi semua warga negara.

    2. Persatuan
      Persatuan adalah inti dari sila ketiga. Nilai ini langsung berhubungan dengan sila ketiga Pancasila yang menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa Indonesia.

    3. Tidak diskriminatif
      Tidak bersikap diskriminatif menunjukkan sikap menghargai perbedaan, yang relevan dengan persatuan dan kesatuan. Ini mendukung penerapan sila ketiga dengan menekankan penghormatan terhadap keberagaman dan kesetaraan di tengah perbedaan.

    4. Kesatuan
      Kesatuan juga berkaitan langsung dengan sila ketiga, karena berfokus pada kebersamaan dan integritas bangsa dalam keberagaman.

    5. Kerja sama
      Kerja sama adalah salah satu nilai yang memperkuat persatuan dan gotong royong, sejalan dengan semangat sila ketiga untuk bekerja bersama-sama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

    Sekarang kita cocokkan dengan pilihan jawaban:

    • a. 1, 2, dan 3
      Keadilan (1) tidak sesuai dengan sila ketiga, sehingga ini bukan jawaban yang tepat.

    • b. 2, 3, dan 4
      Persatuan (2), Tidak diskriminatif (3), dan Kesatuan (4) semuanya sejalan dengan sila ketiga, sehingga ini adalah jawaban yang tepat.

    • c. 2, 3, dan 5
      Persatuan (2), Tidak diskriminatif (3), dan Kerja sama (5) juga sesuai dengan sila ketiga, menjadikannya sebagai jawaban yang benar juga.

    • d. 1, 4, dan 5
      Keadilan (1) tidak sesuai dengan sila ketiga, sehingga ini bukan jawaban yang tepat.

    • e. 3, 4, dan 5
      Tidak diskriminatif (3), Kesatuan (4), dan Kerja sama (5) sesuai dengan sila ketiga.

    Jawaban yang paling tepat adalah pilihan (b) 2, 3, dan 4 atau (c) 2, 3, dan 5.
    Keduanya menunjukkan nilai yang terkait erat dengan sila ketiga Pancasila, yaitu "Persatuan Indonesia," yang mencakup persatuan, penghargaan terhadap perbedaan, dan upaya gotong royong atau kerja sama.

    Diskusi

Demikian kumpulan contoh soal dan pembahasan Nasionalisme TWK SKD bagian 1. Silahkan pelajari soal-soal bagian lainnya ya.

Jika ada soal yang masih belum kamu mengerti, silahkan pelajari lagi materi terkait di aplikasi ini ya. Atau bagikan artikel ini ke teman-teman kamu, biar kita bisa belajar bareng.

Materi TWK
Materi TIU
Materi TKP


Post a Comment for "Nasionalisme"